Selasa, 20 Oktober 2015

New Media

Apa itu New Media?

Media baru atau yang biasa disebut dengan new media merupakan sebuah media sosial yang dapat mempermudah seseorang atau penggunanya untuk mendapatkan dan memberikan suatu informasi. Namun ada pengertian berbeda mengenai new media ini yang dijelaskan oleh Lev Manovich di dalam pengantar Reader New Media. Menurut beliau, new media memiliki arti dengan delapan bagian, dimana tiga bagian dari delapan bagian itu, adalah

Media Baru vs Cyberculture

Maksud dari media baru vs cyberculture adalah dimana cyberculture merupakan fenomena sosial yang berkaitan dengan internet dan juga komunikasi sedangkan new media sendiri lebih menujuk kepada benda berparadigma (smartphone dan perangkat analog lainnya). Sedangkan maksud dari new media sebagai teknologi computer yang digunakan sebagai platform distribusi adalah new media berperan sebagai sarana distribusi. Misalnya saat melakukan penjualan di situs jejaring sosial atau yang biasa kita kenal dengan online shop. Kemudian, new media sebagai data digital dikendalikan oleh software. Maksud dalam point ini adalah new media mengandalkan representasi digital dan computer berbasis pengiriman untuk melakukan berbagai kualitas umum lalu new media dijadikan sebagai data digital yang dapat dimanipulasi oleh perangkat lunak lainnya.
  • New media sendiri memiliki konsep dasar yaitu media baru sebagai perantara antara perangkat digital dengan manusia sebagai mahluk sosial. Jadi manusia dapat lebih instan dan interaktif dalam melakukan interaksi sosial. New media memiliki bermacam-macam bentuk diantaranya ada blog, website, jejaring sosial, email dan sebagainya yang dapat digunakan untuk melakukan interaksi digital.
    New media atau media baru ini memiliki manfaat yang besar bagi penggunanya. Sebagaimana yang sudah dijelaskan dibagian atas bahwa new media sebuah media sosial yang dapat membantu penggunanya untuk mempermudah berinteraksi dan mempermudah mendapatkan suatu informasi. Sudah jelas manfaat dari adanya new media ini adalah dapat membantu kita sebagai penggunanya dalam berkomunikasi interaktif dan tidak hanya bersifat dua arah lalu dengan selain itu juga dapat mempermudah berkomunikasi dengan orang yang jaraknya berada jauh dari kita dengan video conference. Kemudian, dengan adanya new media kita juga bisa melakukan transaksi jual beli seperti online shop. Selain itu dengan adanya new media juga dapat memberikan hiburan tersendiri bagi kita sebagai penggunanya seperti jerjaring sosial, game online dan streaming video. Mengingat di Jakarta banyak kemacetan dimana-mana, jadi dengan dengan adanya new media ini dapat menghibur penggunanya ketika sedang terjebak kemacetan. Intinya, dengan adanya new media ini sangat bermanfaat untuk mendapatkan berbagai macam informasi dan new media juga tidak membatasi sumber daya serta tidak membatasi pengalaman yang interaktif.
    Namun dengan adanya new media ini juga memberikan dampak kepada media tradisional. Sebagaimana yang kita tahu bahwa dengan munculnya new media sangat mempermudah kita dalam apapun bahkan segala sesuatu menjadi lebih instan dibandingkan dengan media tradisional yang segala sesuatunya masih terbilang lambat walaupun memang berita yang dipublikasikan itu berita atau informasi yang baru tetapi informasinya tidak secepat menggunakan new media. Selain itu juga, new media juga jauh lebih praktis dibandingkan dengan media tradisional. Dimana, hanya dengan bermodalkan gadget dan tersedia jaringan internet maka semua yang ingin anda tahu, film atau video yang ingin anda tonton semuanya sudah tersedia termasuk game juga. Jika media tradisional tidak memberikan inovasi yang baru, yang lebih menarik dan diminati oleh masyarakat luas maka pelan-pelan pasti media tradisional akan hilang dan tergantikan oleh new media. Namun, sekarang ini media tradisional perlahan-lahan sudah mulai menujukan inovasi menggunakan new media seperti sekarang ini kita bisa membaca koran atau buku menggunakan e-book.
    Dengan kehadiran new media ini selain membawa manfaat tetapi juga membawa tantangan dan masalah dalam komunikasi. Masalah dalam komunikasi yang disebabkan oleh new media adalah tidak meratanya jaringan komunikasi atau bisa dibilang jaringan komunikasi di Indonesia ini masih banyak memiliki kekurangan seperti dari segi jangkauan. Dimana, kadang jangkauan komunikasi masih terbatas. Misalnya, jika kita di daerah pedalaman pasti gadget kita tidak bisa menangkap jangkauannya sehingga gadget kita menjadi tidak berguna. Jadi, ini merupakan masalah komunikasi yang dihadapi. Sedangkan, tantangan dalam komunikasi adalah kita sebagai pengguna menjadi seperti orang kecanduan. Kita sulit lepas dari gadget kita karena apapun yang kita butuhkan, semua sudah tersedia. Jadi, penggunanya kurang memperhatikan keadaan sekitar sehingga ia sebagai pengguna cenderung menjadi individualis.
    Tentunya new media ini memberikan pengaruh juga bagi penggunanya. Dalam hal ini, pengguna menjadi lebih malas dan hanya mengandalkan komponen-komponen new media saja. Liat saja sekarang marak kasus penjiplakan suatu karya. Karena, dengan adanya new media ini sehingga membuat orang mudah menjiplak suatu karya dan mengaku itu karya dirinya sendiri. Kemudian, dengan kemudahan yang diberikan oleh new media membuat masyarakat berubah menjadi perilaku yang konsumtif. Karena, dengan adanya new media kita dapat dengan mudah memilih dan membeli barang-barang yang kita inginkan tanpa harus repot-repot berjalan ke mall. Dan pengaruh lainnya adalah orang menjadi individualis. Ini sudah sering terlihat jelas. Orang-orang akan lebih asik dengan dunia mereka menggunakan new media tanpa memperhatikan keadaan dan orang-orang disekitarnya dan akhirnya mereka menjadi cenderung individualis. Contohnya saja, suatu keluarga berkumpul tetapi mereka masing-masing hanya fisiknya saja bersama tetapi jiwa mereka asik dengan gadget masing-masing dan pada akhirnya mereka hanya berkumpul secara fisik tetapi secara jiwa mereka berpisah. Kondisi seperti ini jika dibiarkan akan merusak hubungan dengan orang-orang disekitar. Memang dengan adanya new media ini kita bisa dengan mudah berkomunikasi dengan orang-orang yang jaraknya jauh tetapi disatu sisi juga new media dapat memperburuk hubungan komunikasi kita dengan orang-orang yang dekat dengan kita. Jadi bisa dibilang, mendekatkan yang jauh tetapi menjauhkan yang dekat.
    Untuk itu kita harus bisa menjadi smart user. Kita harus bisa mengontrol diri kita sendiri dalam penggunaan new media. Kita tidak boleh menyalah gunakan teknologi yang ada. Teknologi yang ada memang ada untuk mempermudah kita namun bukan berarti dengan adanya teknologi yang canggih membuat kita berubah menjadi perilaku yang buruk tapi jadikan menjadi perilaku yang baik dan bisa membuat kita bertambah maju.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar